Friday, April 17, 2009

Formula Bisnis

Ini merupakan salah satu dara banyak cara untuk mendapatkan uang dari internet. Kalau kita punya akses internet di rumah, akan sangat sia-sia kalau tidak dioptimalkan untuk mencari keuntungan.

Salah satunya ya Formula Bisnis ini. Hanya dengan membeli e-book senilai Rp 150.000,- kita bisa punya mesin uang otomatis di internet dengan menjual suatu produk. Tidak dijelaskan secara eksplisit sih, apa produknya, tapi disebutkan ada garansi 200% uang kembali. Metode yang digunakan dalam formula ini disebut sebagai SMUO. Juga tidak dijelaskan apakah SMUO ini. Mungkin penjelasan-penjelasannya ada di dalam e-book nya ya. Tertulis disini, ada 3 langkah awal dalam metode ini, yaitu

  • Menciptakan/mempunyai produk sumber penghasilan
  • Membangun Website
  • Menarik Pengunjung sebanyak mungkin.
Aku gak tau apa bedanya formula yang ini dengan formula-formula yang lain dengan metode-metode yang lain juga, tapi kurasa kata-kata di iklannya sangat mengundang dan menggiurkan. Ya iya lah, bayangin aja kalo kita punya mesin penghasil uang otomatis, kan kita bisa tinggal bubuk-bubukan santai di rumah... hehhee... (mauku sih...)

Sayang di situs ini gak ada nomor telpon atau alamat yang jelas. Kalau aku sih, pengen mengecek dengan sejelas-jelasnya tentang investasi yang akan kulakukan.

Kalo aku liat jualan-jualan e-book macam ini sih biasanya kayak MLM gitu deh, yang misalnya kita beli, trus kita pasang iklannya di blog kita, trus ada orang lain beli dari blog kita, kita dapet komisi gitu.

Aku sendiri belum pernah mempraktekkan formula-formula bisnis kayak gini, - sering tertarik juga sih pengen nyobain. Tapi, kadang-kadang kata-kata yang berlebihan malah bikin aku jadi curiga gimanaaa gitu... hehhee... Terutama sih karena ada perintah untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu. Secara, di jejaring jagad jembar ini, sangat memungkinkan kalau kita tertipu oleh orang-orang yang tidak jelas keberadaannya, tanpa bisa kita lacak kembali. Dan lebih terutama lagi, dengan mengingat, menimbang dan memperhatikan statusku yang masih jadi pengangguran berijazah ini, agak-agak sayang-sayang aja sih, kalo harus mentransferkan sejumlah uang pada seseorang tidak dikenal di suatu tempat yang tidak diketahui, dengan kemungkinan hasil yang tidak terlalu jelas juga.

Yah, anyway, situs-situs atau formula-formula semacam ini bertebaran di dunia maya. Sebelum kita menentukan pilihan sebaiknya cari dan simak setiap detail informasinya dengan seksama.

Selanjutnya....

Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami

Ketika anda baca judul postingan ini mungkin anda bingung,apa sih rumus t=vi+v2, dan apa hubungannya sama traffic link, hal ini yang saya alami juga ketika pertama kali baca postingan salah satu teman saya tito tetapi ketika saya baca postingannya baru saya mengerti dan ternyata rumus t=v1+v2 memang masuk diakal juga, silakan baca lanjutan postingan ini supaya lebih mengerti


---------------- Copy mulai disini------------------

Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar....

Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)" , inilah yang akan kita buktikan.... apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?... Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar..., bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:
-Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.
-Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaant=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1. Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dari kalimat Copy mulai disinisampai kalimat Selesai, dan juga diberi berjudul : t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami.

2. Selanjutnya Copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 3 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar

3. Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting (disini-1) dengan alamat url anda dan (disini-2) dengan alamat postingan URL saya, untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini lalu copy address bar nya

Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)

"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...? Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!..Klik disini-1 dan disini-2"

-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini-1akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya...dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu...

4. Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.

Apa itu t=v1+t2...?
t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:
Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet...BUKTIKAN

Popularity:
Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari....

Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting...?
...hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus....

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan semua link asal" lalu di isi dengan web/blog kita sendiri...? ....Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik.....Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu...

-------------Selesai-------------

Selanjutnya....

Thursday, April 16, 2009

Kantong Plastik


Kayaknya gembar gembor tentang isu global warming walaupun terdengar seru, tapi pada kenyataannya, banyak orang yang masih enggan untuk mau menindaklanjuti pencegahannya..

Memang selalu, melakukan tidak pernah semudah mengatakannya, tapi aku telah dan masih mencoba untuk menerapkan kata orang bijak, "mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan sederhana". Beberapa bulan belakangan, aku lagi mengikuti program - yang kubuat sendiri sih - mengurangi penggunaan kantong plastik. Keliatannya ini memang langkah kecil tidak berarti, tapi kalo setiap orang mau mengurangi penggunaan kantong plastik, pasti akan jadi kontribusi berarti buat Bumi.

Kenapa kantong plastik? karena kantong plastik adalah sampah yang tidak hancur bahkan dalam ratusan tahun di dalam tanah. bayangkan kalo sampah-sampah tidak hancur ini terus menumpuk. Kurasa bahkan dampaknya sedikit banyak telah kita lihat sekarang ini. Yang paling akrab di wajah Indonesia jelaslah banjir tahunan. Bahkan di Jakarta ibu kota pun gak bisa mengelak dari banjir. Orang-orang menyalahkan pemerintah, tapi menurutku ini bukan masalah yang bisa diselesaikan satu pihak saja. Kurasa kita harus sadar sebagai warga Bumi, sudah satnya berhenti membuang sampah sembarangan, saatnya kita sadar, banyak sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.

Karena kita cuma punya satu Bumi, mari mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri, mari selamatkan Bumi...

Selanjutnya....

Aurora The Polar Bear


I can't remember what was the tittle, a documentary movie in TV One I watched few days ago. The story is about Aurora, a polar bear that just have a new baby. An expedition team tried to follow their track for months in north pole.

I was amaze to see that the mother and her baby has been walk 5000 kms for 5 months in north pole, in order to get feed. In their journey, the mother always protect her baby and keep her alive. It was said that the baby will always stay with her for 2 years, before at last, they will take a different direction so the baby can live her own life.

I think Im wondering on how can the teddy bear being so cute? I mean... well the real bear is not that cute, remembering that they are predator. Well, the baby is cute, but that's the way babies, right?

Anyway, the movie was cool... - besides it was made in the north pole - and the polar bear is cool too

Selanjutnya....

Wednesday, February 25, 2009

Start On Bussiness

Akhirnya, setelah sekian lama berjuang dengan berkutat dengan buku-buku Joomla, pada hari ini, 26 Februari 2009, aku melaunching website ku yang terbaru, dan telah terhosting di alamat


http://leafcraft.comyr.com


Semoga dengan web ini bisa lebih asik main clay nya....

oh hampir lupa. Dengan ini juga aku beritahukan kepada segenap pembaca yang punya produk-produk bagus dan unik yang pengen dipromosikan around the world unlimited, silahkan hubungi LeafCraft, kami dapat mengakomodasi kepentingan Anda, dengan prinsip bagi hasil....

Selanjutnya....

Thursday, February 12, 2009

AKHIRNYA....

Ilmu bukanlah tujuan, melainkan alat untuk mencapai tujuan” - Kata-kata yang ada di plakat wisudanya Romo jaman dulu waktu Romo kuliah di UPS Tegal.*

Akhirnya, setelah menempuh 4,5 tahun yang penuh dengan cobaan, aral melintang, jalan berliku, penuh duri dan luka (hiperbola...). Setelah mundur 1 semester dari jadwal yang selayaknya ditempuh, dan mundur 1 tahun dari jadwal yang diharapkan, aku berhasil menempuh ujian skripsi ku.

Dan sekali lagi aku harus mendapatkan pencerahan dengan cara yang tidak mengenakkan bahwa ketakutan yang paling besar ada pada ketakutan itu sendiri. Bahwa mengebaskan sesuatu yang menyakitkan tidak akan mengurangi rasa sakitnya saat tiba saatnya harus menghadapinya. Bahwa orang yang tampangnya tidak menyenangkan belum tentu tidak baik hati.

Yah... pokoknya, pada tanggal 30 Januari 2009, setelah mundur 1 hari karena ada entah apa di kampus, dari jadwal ujianku yang asli, 29 Januari 2009, pada jam 1.30 siang, yang maju beberapa jam, karena harusnya ujianku nomor 3, tapi accidentally jadi nomor 1, aku menempuh ujian skripsi dengan catatan waktu 30 menit saja.

Dan melalui postingan ini, kuucapkan terimakasih banyak pada para pendukung, suporter, sponsor, material dan moral... hehehe....

Akhirnya... horeeee.... jadi sarjanaaaa.......

catatan redaksi (sok yes..heee....)
* ini bukan UPS yang tagline salah satu versi iklannya ‘keeping storm where they belongs. In teacups’ yang suka nganterin paket kemana-mana itu. Ini UPS Universitas Pancasakti yang suka diplesetin jadi Universitas Perek* Stasiun, coz emang tempatnya di deket Stasiun Kota Tegal sih.
* Perek ini bukan Perek ‘yang itu’, perek ini bahasa Tegal, artinya deket

Selanjutnya....

Tuesday, January 27, 2009

Situs PTC Indonesia

Situs PTC di Indonesia makin marak sekarang ini. Di situs-situs ini, kita dibayar untuk melihat iklan selama beberapa detik (biasanya Rp 100 per 30 detik). Dibanding situs PTC luar negeri yang pembayarannya pake paypal dll, situs PTC Indonesia ini lebih menarik, karena pembayaran lewat bank-bank dalam negeri, jadi kita ga perlu repot bikin akun paypal. Berikut beberapa situs PTC yang bisa dicoba


Secure Bux

Klik Aja Deh


Klik Rupiah


Selanjutnya....

Sunday, January 18, 2009

Superman (Five For Fighting)



I can’t stand to fly
I’m not that naive
I’m just out to find
The better part of me

I’m more than a bird...I’m more than a plane
More than some pretty face beside a train
It’s not easy to be me

Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I’ll never see

It may sound absurd...but don’t be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed...but won’t you concede
Even heroes have the right to dream
It’s not easy to be me

Up, up and away...away from me
It’s all right...you can all sleep sound tonight
I’m not crazy...or anything...

I can’t stand to fly
I’m not that naive
Men weren’t meant to ride
With clouds between their knees

I’m only a man in a silly red sheet
Digging for kryptonite on this one way street
Only a man in a funny red sheet
Looking for special things inside of me
Inside of me
Inside me
Yeah, inside me
Inside of me

I’m only a man
In a funny red sheet
I’m only a man
Looking for a dream

I’m only a man
In a funny red sheet
And it’s not easy, hmmm, hmmm, hmmm...

Selanjutnya....

Friday, January 2, 2009

HOME SWEET HOME... ROOM SWEET ROOM




Musim ujan...
Basah..
Becyek...
Ga ada ojyek...
Hee... kata presenter Insert, yang kaya gini udah so last year di 2009.
Tapi ada yang ga so last year di musim ujan. Apalagi kalo bukan banjir....dan bocor...

Hiks... sedihnya.... padahal sebelum musim ujan kamar ku di tempat kos udah didandani – tampaknya sih, kalo liat tukangnya manjant-manjat genting. Gak mungkin kan, di atas genting cuma buat duduk-duduk berjemur – tapi kok ya tetep aja bocor. Anehnya, malah justru makin parah dari sebelum dibenerin gentingnya. Kalo dulu bocornya tes.......tes......tes... sekarang malah testestestestes....

Dan akibatnya, anggota kamar pojok barat yang eksklusif dan telah menjadi sesepuh di kos pun terpecah menjadi tiga. Isna pindah di kamar tengah – tengah diantara dua kamar mandi maksudnya – Ana pindah di kamar tengah – tengah diantara kamar pojok barat dan gudang. Sementara aku, kalo pindah di kamar deket kamar mandi, well, sebenernya bukan karena kalo diliat dari fengshui (cuma kira-kira tapi, coz aku gak mudheng), sih gak bagus, habisnya tiap hari bau kamar mandi, lagian sempit banget kamarnya. Sementara di kamar tengah masih ada sisa kasur sih, tapi... mengingat dan menimbang bahwa aku adalah manusia yang soliter (bener gak sih), aku lebih suka keheningan dan sepi, jadi kayaknya kalo di kamar tengah agak gak cocok deh. Jadi begitulah, pilihanku pun tetep menghuni kamar pojok barat yang bagus (karena udah dicat ulang) tapi bocor ini.

Jadi tiap cuaca mendung pun kamarku ketambahan barang berupa dua ember untuk menampung air ujan. Meskipun demikian, aku tetep cinta kamarku deh, kaya kata orang bule bilang... home sweet home, aku juga room sweet room lah. Asik juga punya kamar sendirian, bisa ditata sesuka hati. Punya tiga lemari, tiga rak buku, tiga kasur untuk diriku sendiri.. ha..ha..ha...haaa.... (berlebihan)



Dan, berdasarkan pengalaman pribadi ini, maka aku menelurkan (ayam kaleee..) tips jika rumah Anda bocor, yaitu sebagai berikut:
1. Pastikan barang-barang elektronik tidak ditempatkan di bawah lokasi kebocoran.
2. Pastikan juga buku-buku dan dokumen-dokumen berharga tidak di bawah lokasi kebocoran.
3. Usahakan sebisa mungkin, jangan meletakkan barang-barang di lantai karena dikhawatirkan hanyut jika kebanjiran.
4. Pastikan Anda punya banyak ember, atau jika tidak, bisa gunakan panci untuk menampung air hujan yang bocor.
5. Sebelum meninggalkan rumah, jangan lupa letakkan ember atau panci di bawah lokasi kebocoran. Pastikan agar letaknya persis di bawah atap yang bocor, karena kalo tidak, ya percuma aja dikasih ember.

Selanjutnya....

MULUTMU HARIMAUMU


Ini bukan mau ikutan iklan kartu GSM di tipi, tapi belakangan dapet pengalaman hidup (ciee...) yang bikin aku membuat hint untuk diriku sendiri, ‘tutup mulut, dhinar....’

Beberapa hari lalu, aku mendapatkan pelajaran, kalo dari satu mulut, bisa mengacaukan kondisi keamanan dan politik, bisa – nyaris – menimbulkan perang saudara, bisa – nyaris – memutuskan hubungan baik dengan orang-orang tersayang....

Mungkin memang bener kata-kata yang kubaca di buku – judulnya lupa – yang bunyinya, ‘keberanian berbicara harus diimbangi dengan kebijaksanaan untuk mendengar.’ Betapa masalah yang sangat sepele dan sederhana bisa menjadi masalah besar yang melibatkan banyak orang, menghabiskan energi dan waktu karena mulut.

Yah, walaupun akhirnya everything is back to normal, tapi bukankah setiap peristiwa selalu meninggalkan jejak, baik disadari atau tidak, otak kita terus merekam segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita kan?

Seperti kata pepatah, ‘kalau salah jalan Anda bisa kembali, tapi kalau salah bicara, Anda tidak dapat menarik ucapan Anda kembali.’

Demikian juga aku, betapa lidahku sering lebih cepat bergerak daripada otakku – heran, kenapa otakku kadang suka lambat... masak iya, lidahku bekerja tanpa perintah dari otak... hee... – dan menggoreskan luka di hati orang lain, yang tidak kusadari.

Well, tapi mungkin beginilah salah satu cara kita belajar, bukannya orang bijak adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi di sekitarnya?

Dan begitulah caraku menyadari kebenaran tagline iklan itu, Mulutmu Harimaumu. Begitu juga caraku memberikan catatan untuk diriku sendiri, yang harus selalu kuingat... ‘tutup mulut, Dhinar....’

Selanjutnya....

SINGAPORE



Heeeheee....
Maaf kalo postingan ini harus dimulai dengan “heeeheee....” soalnya masih pengen nyengir kalo inget.. kalo akhirnya aku bisa jadi turis mancanegara... ke Singapura...heeheee...
Maaf juga kalo yang baca postingan ini langsung berpikir “ih gak penting amat sih, ke Singapura ajah...” Yaa gimana lagi, harap maklum kan ini pertama kalinya aku go international... besok-besok kalo ke luar negeri lagi gak kuposting (dengan gaya yang senorak ini) deh....
Yah, sebelum aku mulai cerita yang panjang, pertama-tama aku ingin mengucapkan terimakasih ku untuk Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mengijinkan aku jalan-jalan keluar negeri, untuk Bude sama Pade Manan sebagai sponsor, dan Romo, dan Ibu yang sponsor juga dan semua teman-teman dan sodara-sodara yang tidak bisa disebutkan namanya disini, dan gak dapet oleh-oleh... (hayah... emang seleb yang lagi dapet penghargaan)



Baiklah.. begini ceritanya aku bisa sampe ke Singapura...

Dimulai dengan telpon dari Bude Manan, yang terjadi pada awal bulan November, saat aku mau keluar kerja, begini cuplikannya (soalnya kalo detailnya ntar bisa jadi novel ni postingan..) :
Bude : “Assalamualaikum ade lagi dimana ni?”
Aku : “Waalaikumsalam bude, lagi di kantor ni... gimana Bude?”
Bude : “Ade sehat?”
Aku : “Alhamdulillah. Bude sehat?”
Bude : “Ya alhamdulillah. Ni, de, katanya mau brenti kerja?”

Aku : “Iya bude, ntar setelah tanggal 20an”
Bude : “Ni de, kalo itu udah pasti, Bude kan mau ke Singapura, mau lanjut berobat, yang 6 bulan sekali, kalo Ade udah brenti kerja si Bude pengen minta ditemenin... bude rencana berangkat tanggal 14 Desember”
Aku : “Mauuuuuuu Bude.....”

Begitulah, akhirnya aku pun mulai mempersiapkan keberangkatanku. Mulai dari bikin paspor di kantor Imigrasi Pemalang, dianter sama Romo. Dan aku pun disangka seorang TKW yang akan pergi ke luar negeri. Begini cuplikan percakapan seorang Bapak sama Romo:

Bapak : “La niki putrine bade pangkat teng pundi Pak?”
(La ini anaknya mau berangkat kemana Pak?)
Romo : “Teng Singapura niku”
(Ke Singapura)
Bapak : “Oo... Nggih, kulo saweg niku nggeh pun nate teng Singapura, teng Damaskus, teng Timur Tengah... dados tukang masak..”
(Oo... ya, saya juga pernah ke Singapura, Damaskus, Timur Tengah... jadi tukang masak)
Romo : “Oo.. nggih..nggih..”
(Oo.. iya..iya..)
Bapak : “La niki lewat agen nopo mangkat piyambak? Pinten mbak saniki?”
(La ini lewat agen atau berangkat sendiri? Berapa biayanya mbak, sekarang?)
Aku : “Mboten ngertos nggih... kan niki tesih nunggu..”
(Ndak tau ya.. kan sekarang masih nunggu..)
Bapak : “Oo... la niku teng Singapura bade kerja teng pundi? Nopo pun ngertos majikane?”
(Oo.. la itu ke Singapura mau kerja dimana? Apa sudah dapet majikan?)
Aku : - sambil nyengir – “oo mboten, kulo mboten bade kerja”
(Oo tidak, saya tidak mau kerja)
Bapak : “Ooo mboten tho... tak kira arep nyambut gawe... bade jalan-jalan tho?”
(Ooo nggak tho... kupikir mau kerja.. mau jalan-jalan tho?)
Aku : -nyengir aja ah....-

Singkat kata singkat cerita, setelah punya paspor – dan aku pun baru tau, kalo ke negara ASEAN kita gak perlu pake visa, cukup bayar fiskal, lewat udara 1.000.000 rupiah, dan lewat laut 500.000 rupiah – akhirnya pada tanggal 14 Desember 2008, hari yang bersejarah itu pun datang juga, aku berangkat ke Singapura, pake pesawat Garuda GA824, pukul 12.30 sampai di Singapura setelah penerbangan satu setengah jam saja, dengan cuaca berawan.



Di Bandara Changi Singapura... Karena lagi mau Natal, jadi bandaranya bernuansa Natal. Temanya, Celebrate The Magic at Changi Airport dengan menggunakan ikon-ikon dari Walt Disney, Mickey and Friends... Baguuss....

Dari pertama masuk bandara, udah kerasa banget bedanya di Indonesia dan di Singapura. Di imigrasi, pemeriksaannya ketat banget, sampe Pade Manan harus diperiksa secara tersendiri dan mendalam. Sampe sekarang masih terjadi spekulasi kenapa setiap ke Singapura Pade selalu diperiksa. Kemungkinan pertama adalah karena di paspornya tertera stampel banyak negara, Timur Tengah termasuk juga, jadi mungkin diwaspadai sebagai teroris. Tapi kan.. ya iya lah, Pade kan emang sering tugas ke luar negeri. Kedua – ini alasan yang wagu – karena wajahnya mirip-mirip orang Timur Tengah.

Di Singapura, bener-bener gak ada sampah berceceran, semuanya bersih, toiletnya bersih, tembok-tembok nya bersih. Selama aku di sana, di jalanannya aku gak liat macet, semuanya tertib, disiplin dan otomatis. Parkir otomatis pake voucher. Tol otomatis juga pake voucher juga “Lah, kalo di Indonesia begini, banyak pengangguran dong” kata bude. Iya sih, kan jadi gak pake orang...

Dan akhirnya, aku bisa liat Merlion yang terkenal itu. Cuman waktu liat Merlion itu waktu siang, padahal kalo malem lampu-lampu yang terapung di air di sekitar Merlion katanya bagus banget. Liat Singapore Flyers juga, yang katanya mengalahkan London Eye. Ke Orchid Road, liat hiasan dan lampu-lampu Natal yang dijadikan kompetisi antar mall. Liat Pulau Sentosa, walopun gak kesana. Ke Mount Fiber yang katanya titik tertinggi di Singapura, walopun namanya Mount, tapi sebenernya cuman bukit, coz di Singapura gak ada gunung. Ke Mustafa Centre, mall yang bukanya 24 jam.



Di Singapura, ada beberapa sodara yang merupakan keluarga jauh – bingung nyeritainnya – jadi gini, buyutnya bude dan buyutnya mereka itu kakak adik. Jaman duluuuuu dia menikah sama orang Singapura, dan akhirnya jadi warga negara Singapura, dan beranak cucu di Singapura yang semuanya jadi orang Singapura. Jadi waktu di Singapura diisi dengan acara silaturahmi ke rumah para sodara itu, dan pokok bahasan pun banyak kembali ke cerita nenek moyang dulu.

Yah, secara singkat, begitulah ceritanya jalan-jalan ku ke Singapura. Tapi karena jalan-jalan ini bukan jalan-jalan – err bingung kan – tapi dalam rangka mengantar Bude berobat ke Raffles Hospital, jadi harap maklum, kalo foto-fotonya juga bukan foto-foto turis yang lagi jalan-jalan.

Dan karena aku gak sempat liat Merlion dari deket dan foto di depannya – padahal itu cita-citaku dari rumah – gak sempat naik Singapore Flyers, gak sempat beli oleh-oleh buat temen-temen, jadi kupikir, untuk memuaskan rasa penasaranku, harus ke Singapura lagi..... ;-p

Ups, hampir lupa. Harus minta maaf sama temen-temen yang gak dapet oleh-oleh... harap maklum, aku kan turis amatir....heee....

Selanjutnya....

Saturday, November 22, 2008

Kerjaan Jilid 3 - Kenapa Berhenti Kerja?

Ffuuhhh... gak nyangka deh, postingan Kerjaan yang mulainya dengan semangat harus tamat cuman sampe jilid 3 ajah...

Waktu itu nulis Kenapa kerja, sekarang harus nulis Kenapa Berhenti Kerja...

Kenapa ya?

Yang pertama jelas karena masalah tulang belulang yang agak merepotkan dan menghebohkan (hampir) seluruh anggota warga rukun keluarga (apaan sih...)

Yah.. akan segera datang hari-hari santai sebagai pengangguran, dimana waktu berjalan lambat dan lamaaaaaa....

Pikir aja senengnya... untung udah punya banyak rencana..
Yang pertama jelas maen clay sepuasnya lagi (artinya jadi pemulung lagi juga)
Terus... mau melaksanakan cita-cita yang tertunda sama ibunya Nadira - hehe.. asik juga punya kakak cewek
Ups.. tapi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat - Insya Allah - dan paling membuatku berdebar-debar adalah.... ah rahasia ah... ntar aja kalo udah terlaksana aku posting disini, jadi kalo gak jadi kan gak malu.. hehe....

Selanjutnya....